Hai.....selamat pagi ( dengan ceria saya menyapa pendengar ) itu terjadi setiap kali saya membuka potensio Mix di Mixer siaran, tanpa beban, tulus, happy dan total, yang akhirnya menjadi kebiasaan yang membiasa, terbawalah sampai kehidupan lepas On air. Penyiar Radio, orang memberi predikat kepada saya. Pemain watak dan pelakon yang harus dikuasai oleh seorang penyiar Radio karena kami hanya melewati indra pendengar untuk menyampaikan segala hal yang goalnya adalah pesan bisa nyampai dengan tuntas ke pendengar. Nah butuh kerja keras untuk menjadi seorang penyiar yang handal dan profesional, handal karena jam terbang yang mengasah dan profesional karena pilihan sikap yang di ambil. Sederhana ya.....o......saya butuh waktu lebih dari 5 tahun untuk berada di zona itu.
Sejak SMA kelas satu saya sudah terjun ke dunia broadcast. Saya pemain teater dan aktif di beberapa organisasi. Cita-cita saya adalah menjadi DOSEN , menurut saya dosen itu orangnya harus cerdas banget karena mereka mengajar Mahasiswa jadi ilmunya harus dahsyat lebih dari seorang GURU yang mengajar siswa saja. Pemahaman yang simpel dan itulah saya yang simpel, praktis dan action. Suka mengoleksi buku, buku apa saja dan jarang menamatkan buku yang di baca tapi seneng banget kalau sudah membaca dan membuka lembaran buku-buku baik yang saya koleksi atawa di toko buku. Dan karena hoby ini terpaksa dirumah harus ada perpustakaan.
Ternyata satu modal yang sangat mensupport karier saya sekarang ini adalah suka baca walaupun tidak tamat yang penting banyak hal materi bacaannya. Yup....itulah yang membuat saya meraasa saat ini saya sudah menemukan passion saya berselancar didunia broadcast, sebab saya melakukannya dengan penuh totalitas, bertanggung jawab, gemuruh untuk terus bertumbuh dan bahagia. Jadi Orang Radio itu tidak terpasung di satu bilik saja, tapi bisa belajar dan mencoba banyak hal. Tidak terbayang saya sekarang juga bisa mengajar, menjadi marketing, menjadi Manager, menjadi pemilik Usaha dan menjadi orang yang memiliki akses untuk mengenal sosok sosok hebat di negri ini.
Jadi kalau ada yang bilang PENYIAR ITU SELALU HAPPY , so Jawabnya Adalah " IYA "
Shanty Rosalia
Rabu, 16 November 2016
Selasa, 23 Agustus 2016
KEKUATAN PUBLIC SPEAKING
Curhat dong ma....
Saat ini anak gadisku memaksaku untuk menumpahkan isi bejanaku soal public speaking. Suatu hari putriku bilang " Kalau mau bicara didepan orang itu sering Grogi ya ma " , Jawabku : oh itu perasaan yang alami alias wajar nduk ( bahasa panggilan sayang untuk putriku = Bahasa Jawa ) : mama yang sudah memiliki portofolio jam terbang cukup lumayan juga sering grogi jika mau memulai beraksi di didepan umum dalam event apapun " begitu jawabku untuk memaklumkan perasaan itu ".
Itulah pentingnya memahami apa tujuan dan siapa audiencenya . Terus yang tidak kalah pentingnya adalah ice breaking sebelum Acara atau GR ( Glady bersih ) dan prepare yang detail, siapkan materi dengan matang, berlatih dan terus berlatih .... inilah yang kemudian di praktekkan putriku ketika dipilih untuk mewakili kelas dalam lomba pidato di sekolahannya, dan Alhamdulillah seleksi awal masuk babak final, girang banget ketika dia lolos....dan sejak saat itulah putriku mulai tumbuh rasa percaya diri untuk berani mengungkapkan pendapat, alhasil kelas XI ini dia dipercaya untuk menjadi ketua kelas dan lebih aktif lagi di kegiatan exkul.
Cerita lain juga dari anak lelakiku yang mengatakan bahwa komunikasi itu basic untuk semua bidang study ya kan ma ? satu malam dia melempar sebuah pertanyaan yang sekaligus juga terbesit pesan tersirat bahwa komunikasi itu penting bagi setiap pribadi. Oh iya....komunikasi itu bagian dari ketrampilan juga harus di asah seperti pencak silat yang kakak geluti selama ini begitu imbuhku mempertajam diskusi yang intinya bahwa Ilmu komunikasi penting di pelajari dari dan di mana saja. Karena putraku itu anaknya sangat kritis maka segala yang mau dia omongkan selalu di analisis dulu. Sering diskusi terbangun dengan sendirinya manakala kami tengah asyik ngobrol tema kekinian dan santai.... anak-anak berceloteh sesuai dengan pemahamannya dan kami memberi ruang....Asyik banget
Kini mereka berdua sedang berlajar Ilmu sosial dengan praktik di tahapan menjadi " LEADER " adik Nabila menjadi ketua kelas dan Kak Ardi menjadi ketua " pencak silat " BEM di Kampusnya. Ayo nak SINAU TERUS...... ( yang artinya belajar terus )....
Saat ini anak gadisku memaksaku untuk menumpahkan isi bejanaku soal public speaking. Suatu hari putriku bilang " Kalau mau bicara didepan orang itu sering Grogi ya ma " , Jawabku : oh itu perasaan yang alami alias wajar nduk ( bahasa panggilan sayang untuk putriku = Bahasa Jawa ) : mama yang sudah memiliki portofolio jam terbang cukup lumayan juga sering grogi jika mau memulai beraksi di didepan umum dalam event apapun " begitu jawabku untuk memaklumkan perasaan itu ".
Itulah pentingnya memahami apa tujuan dan siapa audiencenya . Terus yang tidak kalah pentingnya adalah ice breaking sebelum Acara atau GR ( Glady bersih ) dan prepare yang detail, siapkan materi dengan matang, berlatih dan terus berlatih .... inilah yang kemudian di praktekkan putriku ketika dipilih untuk mewakili kelas dalam lomba pidato di sekolahannya, dan Alhamdulillah seleksi awal masuk babak final, girang banget ketika dia lolos....dan sejak saat itulah putriku mulai tumbuh rasa percaya diri untuk berani mengungkapkan pendapat, alhasil kelas XI ini dia dipercaya untuk menjadi ketua kelas dan lebih aktif lagi di kegiatan exkul.
Cerita lain juga dari anak lelakiku yang mengatakan bahwa komunikasi itu basic untuk semua bidang study ya kan ma ? satu malam dia melempar sebuah pertanyaan yang sekaligus juga terbesit pesan tersirat bahwa komunikasi itu penting bagi setiap pribadi. Oh iya....komunikasi itu bagian dari ketrampilan juga harus di asah seperti pencak silat yang kakak geluti selama ini begitu imbuhku mempertajam diskusi yang intinya bahwa Ilmu komunikasi penting di pelajari dari dan di mana saja. Karena putraku itu anaknya sangat kritis maka segala yang mau dia omongkan selalu di analisis dulu. Sering diskusi terbangun dengan sendirinya manakala kami tengah asyik ngobrol tema kekinian dan santai.... anak-anak berceloteh sesuai dengan pemahamannya dan kami memberi ruang....Asyik banget
Kini mereka berdua sedang berlajar Ilmu sosial dengan praktik di tahapan menjadi " LEADER " adik Nabila menjadi ketua kelas dan Kak Ardi menjadi ketua " pencak silat " BEM di Kampusnya. Ayo nak SINAU TERUS...... ( yang artinya belajar terus )....
IBU SANG PENJAGA WAKTU
Aku dan Management Waktu
"Sempurna"..... itulah kata yang selalu di sebut Magician Demian jika rampung menyelesaikan permainan sulapnya. Dan itu juga salah satu judul lagunya Gita Gutawa " Sempurna " . Begitu juga dengan perasaan kita selalu akan merasa sempurna dan bahagia apabila semua orang yang kita sayangi berada di sekeliling kita, lebih-lebih selalu dekat dengan kita, kapanpun dan dimanapun.
Itulah yang kurasakan bila waktu pagi harus membangunkan putra jagoanku yang soleh Lazuardi dan putri ku yang solekhah Nabila, dan siaga menjadi weker saat jam makan , begitupun ketika waktunya mandi, belajar dan banyak lagi kegiatan mereka ..... nggak pernah bosan....sudah menjadi kebiasaanku untuk selalu menjaga waktu dan sudah menjadi kebiasaan anak-anak untuk selalu di ingatkan olehku ..... waktu sangat berarti sekali , karena saya akan lega berangkat aktivitas keluar rumah jika seisi rumah sudah dalam kondisi clean and clear , termasuk urusan anak-anak, masakan untuk makan siang anak-anak, kebersihan rumah, tanaman dan banyak lagi.... jika rumah sudah ok, maka konsentrasi diluar akan optimal.
Sekarang anak-anak sudah dewasa , beberapa hal sudah menjadi kebiasaan mereka , jadi ada yang tidak perlu di ingatkan lagi dan jalan otomatis, dan kadang kangen juga masa-masa itu yang harus "oprak...oprak....cepat...cepat ". hihihihiiiii mama sayang kalian
"Sempurna"..... itulah kata yang selalu di sebut Magician Demian jika rampung menyelesaikan permainan sulapnya. Dan itu juga salah satu judul lagunya Gita Gutawa " Sempurna " . Begitu juga dengan perasaan kita selalu akan merasa sempurna dan bahagia apabila semua orang yang kita sayangi berada di sekeliling kita, lebih-lebih selalu dekat dengan kita, kapanpun dan dimanapun.
Itulah yang kurasakan bila waktu pagi harus membangunkan putra jagoanku yang soleh Lazuardi dan putri ku yang solekhah Nabila, dan siaga menjadi weker saat jam makan , begitupun ketika waktunya mandi, belajar dan banyak lagi kegiatan mereka ..... nggak pernah bosan....sudah menjadi kebiasaanku untuk selalu menjaga waktu dan sudah menjadi kebiasaan anak-anak untuk selalu di ingatkan olehku ..... waktu sangat berarti sekali , karena saya akan lega berangkat aktivitas keluar rumah jika seisi rumah sudah dalam kondisi clean and clear , termasuk urusan anak-anak, masakan untuk makan siang anak-anak, kebersihan rumah, tanaman dan banyak lagi.... jika rumah sudah ok, maka konsentrasi diluar akan optimal.
Sekarang anak-anak sudah dewasa , beberapa hal sudah menjadi kebiasaan mereka , jadi ada yang tidak perlu di ingatkan lagi dan jalan otomatis, dan kadang kangen juga masa-masa itu yang harus "oprak...oprak....cepat...cepat ". hihihihiiiii mama sayang kalian
Rabu, 30 September 2015
IBU ITU SEKOLAH PERTAMA BAGI BUAH HATI
AL- UMMU MADRASATUL 'ULA (Ibu adalah sekolah pertama) ... bahwa Madrasah utama, Guru Terbaik, Pendidik Pertama bagi seorang anak adalah seorang Ibu. Tugas seorang Ibu itu mulia. Suatu sore anak perempuan kami dik Nabila pulang sekolah langsung membrondong pertanyaan seputar PUBLIC SPEAKING, dan setiap di tanya besok besar mau jadi apa dik ? pengen seperti MAMA.selalu begitu jawabanya.
Dimulai dari sore itu sampai sekarang sangat antusias untuk belajar PUBLIC SPEAKING, dan akhirnya saya menulis beberapa tips tentang ketrampilan berkomunikasi berdasarkan experience diri saya selama berselancar di dunia komunikasi yang dimulai dari dunia broadcast atau keradioan.
Berbicara sama halnya seperti kombinasi angka dalam sebuah kunci koper, tugas kita adalah menemukan kombinasi angka yang tepat , dalam tata letak dan waktu yang tepat sehingga kita dapat memperoleh apa yang kita inginkan. ( Qt. Charles Bonar Sirait )
Tips Komunikasi :
- Kenali diri sendiri sebagai modal utama dalam berbicara - Kesuksesan bisa direncanakan , begitu juga dengan kesuksesan berbicara dan banyak orang sukses karena memiliki ketrampilan berkomunikasi dengan baik
- Evaluasi diri ( baik dari dirinya sendiri atau melalui orang lain ) mana yang menjadi kelemahan dan kelebihan anda ketika berbicara, ini hanya sebuah ketrampilan yang bisa dipelajari oleh setiap pribadi.
Sebuah penelitian menyatakan bahwa audience membentuk persepsinya terhadap seorang pembicara melalui tiga aspek :
1. Verbal : kata-kata memiliki kekuatan 7 %
2. Vokal : Suara memiliki kekuatan 38 %
3. Visual : Body Language paling kuat 55%
Kenapa saya memasang volume prosentase dengan kekuatan karena komunikasi itu harus menggunakan POWER karena tujuna KOMUNIKASI adalah supaya orang lain mengetahui apa yang kita sampaikan, juga mempengaruhi orang untuk melaksanakan apa yang kita mau, dan mengikuti apa yang kita katakan.
Ok, sampai disini dulu ya materi komunikasi dari saya.
RUMUS "URIP BEN URUP"
Ingat iklan sampoerna " Bikin hidup lebih Hidup " barangkali ini bisa menjadi satu rumus bagaimana kita pun bisa bikin urip iku urup dalam bahasa jawa yang maknanya kurang lebih sama " bikin hidup lebih hidup".
Dalam rutinitas sering saya terbentur hal yang unik dan menarik, buat saya itu sudah bukan hal yang membosankan karena dari sisi hari sudah beda, kesempatan lain, waktu tidak pernah sama. Tapi kadang masih ketemu dengan situasi yang stag betul-betul mandeg dan perasaan kecerdasan juga mentok. Inilah yang saya lakukan dengan menulis, membaca dan searching beberapa hal yang menarik pikiran liar saya, bisa soal tanaman, design rumah, interior rumah bahkan fashion, resep masakan, produk industri creative pokoknya sesuatu yang lepas dari urusan soal komunikasi. Jadi saya banyak diam dan berkhayal cukup 5 sampai 10 menit sudah ketemu lagi celah ventilasi bebas mentok. setelah di runut beberapa kali terjadi hal yang demikian ternyata refleksinya sangat sederhana ada satu tombol yang belum berfungsi maksimal yaitu tombol membiasakan untuk memasuki rest area pada kilometer berskala pendek, penting juga lho ternyata jangan menunggu kilometer panjang kita pun kadang musti rehat dalam kepadatan perjalanan rutinitas, mesin saja perlu di cek , sama juga tubuh kita ini untuk selalu di cek. Maka sekarang sudah mulai perlahan saya otomatiskan tombol tersebut.
So.....urip iku urup.....
Dalam rutinitas sering saya terbentur hal yang unik dan menarik, buat saya itu sudah bukan hal yang membosankan karena dari sisi hari sudah beda, kesempatan lain, waktu tidak pernah sama. Tapi kadang masih ketemu dengan situasi yang stag betul-betul mandeg dan perasaan kecerdasan juga mentok. Inilah yang saya lakukan dengan menulis, membaca dan searching beberapa hal yang menarik pikiran liar saya, bisa soal tanaman, design rumah, interior rumah bahkan fashion, resep masakan, produk industri creative pokoknya sesuatu yang lepas dari urusan soal komunikasi. Jadi saya banyak diam dan berkhayal cukup 5 sampai 10 menit sudah ketemu lagi celah ventilasi bebas mentok. setelah di runut beberapa kali terjadi hal yang demikian ternyata refleksinya sangat sederhana ada satu tombol yang belum berfungsi maksimal yaitu tombol membiasakan untuk memasuki rest area pada kilometer berskala pendek, penting juga lho ternyata jangan menunggu kilometer panjang kita pun kadang musti rehat dalam kepadatan perjalanan rutinitas, mesin saja perlu di cek , sama juga tubuh kita ini untuk selalu di cek. Maka sekarang sudah mulai perlahan saya otomatiskan tombol tersebut.
So.....urip iku urup.....
SPEED Leader BEDA dengan SPEED orang biasa
"Setiap kita adalah pemimpin" Jika ini menjadi kesadaran mendasar setiap pribadi, barang kali hotel prodeo tidak terlalu tinggi tingkat okupansinya, karena banyak orang yang lupa akan kodratnya sebagai Kholifah itu ya AMANAH.
Nasehatku pada diriku sendiri adalah selalu belajar untuk terus melakukan pengendapan diri, sebab gejolak yang paling susah di bendung adalah gelombang stunami yang ada di dalam diri kita sendiri, dimana itu bisa menghanyutkan diri sendiri. Disinilah setiap kita di beri soal baik berupa jabatan, harta, keluarga, lingkungan tempat tinggal dan sosial.
sering sih pening pala berby ketika harus mengambil keputusan yang mendesak, karena keputusan cepat ada banyak resiko yang harus di tanggung, apalagi jika konsekuensinya adalah tidak hanya di tenaga, waktu, pikiran , nama bahkan materi sebagai garantynya. Pertama memang nekad hasilnya cepat saja tapi tidak tepat, resikonya jadi pribadi yang ditakuti. Di ranah inilah manusia bisa jauh dari rasa empaty bahkan banyak menyebutnya sebagai manusia tidak punya hati, bayangkan jika secuil bagian penting organ tubuh manusia itu yang berbentuk LOVE " NOTHING ", sama juga dengan mati kan ? bersyukurlah nyawa belum lepas dari Raga jadi akal sehatpun masih berfungsi sebagaimana mestinya. Membuat keputusan itu layaknya sebuah ketrampilan yang harus terus di praktekan agar "MAHIR" yang akhirnya memunculkan tombol reflek on off yang otomatis.
Untuk mencapai hasil yang optimum dari hasil keputusan itu membutuhkan proses pesakitan yang harus di telan layaknya pil pahit untuk membayar nilai diri. Awalnya cepat saja, naik satu tangga cepat dan tepat dan akhirnya cepat, tepat dan akurat. Untuk jadi terbiasa memang harus di latih dan di asah dengan situasi dan kondisi bahkan juga dengan human sosial. Selamat belajar shanty begitu aku menasehati diriku.
Untuk mencapai hasil yang optimum dari hasil keputusan itu membutuhkan proses pesakitan yang harus di telan layaknya pil pahit untuk membayar nilai diri. Awalnya cepat saja, naik satu tangga cepat dan tepat dan akhirnya cepat, tepat dan akurat. Untuk jadi terbiasa memang harus di latih dan di asah dengan situasi dan kondisi bahkan juga dengan human sosial. Selamat belajar shanty begitu aku menasehati diriku.
Kamis, 27 Agustus 2015
ALUMNI SMAHA 91 Pekalongan
" tiada masa paling indah masa-masa di Sekolah, tiada kasih paling indah kisah kasih di sekolah, sungguh aneh tapi nyata tak kan terlupa...... " Begitulah kurang lebih cuplikan syair lagunya Alm. Chrisye yang mengamini kita bahwa proses perjalanan jenjang sekolah SMA itu adalah masa penemuan jati diri dan masa yang paling tajam menggores kisah. Entah dari mana aku harus membayangkan temen-temen SMA Hasyim Asy'ari yang dulu aku sering menyebut SMA 1 - 04 karena memang no.nya 104. Banyak kenangan yang tidak terlupakan masa-masa di SMA.
Ada Nama Karim ( orangnya paling kocak , ganteng juga sih waktu itu ), ada Hanum ( cewek yang satu ini menjadi temen yang paling paham tentang diriku, sekarang dia menjadi bisnis woman tertular pasangannya ) , Ato'illah ( di group BB panggilannya pipi, kalo tidak keliru dia itu omnya karim ), Ella ( rumahnya persis seberang sekolah kami, anaknya putih dan bertahi lalat itu ciri khasnya ), Jayanti mala ( orang lembut tapi sekali tertawa susah berhentinya ), Dzikriyah ( cewek centil yang paling cepet nikah diantara temen deketku ), ada herny ( Wanita salehah yang selalu menata setiap kata yang terucap ), Hakim ( keriting & gendut, infonya sekarang menjadi Imam di salah satu masjid di daerah DIY ), Zamroni alias Ony ( manis, baik hati dan care ), Cikwar ( bukan nama asli alias samaran, saudaraku juga, tinggi besar and bongsor pasti boros segalanya ), Miskiyah ( putih & paling seksi kalo pakai putih abu-abu ), Maman ( dulu keren sih, sekarang malah jadi besan kakakku dinikahi kakaknya ) Om Ikon ( alias Nasikon ) sedikit aku ingat cerita tentang Nasikon kebetulan rumahnya cukup jauh, suatu hari dia terlambat dan di tanya sama guru ( waktu itu guru apa ya aku lupa ) kenapa terlambat ? Om ikon menjawab bisnya lama dan pelan. Guru kami menjawab ya kalau mau cepat naik "......... " ( saya tidak berani menulis nama hewan yang satu ini ). di jawab lagi sama om ikon kalau hewan itu kan nggak bisa belok pak , bisanya lurus terus, masih di jawab oleh guru kami ya mundurlah...kami satu kelas tertawa lepas dan pelajaran pagi itu blenk .....om Ikon kalo nggak salah sekarang bekerja di DEPAG Pekalongan. Ada Isma ( cewek perfect dari BWR ), Faiqoh dan Dai'ir ( nama artis, aslinya Dzakirun ) mereka berdua adalah pasangan suami istri setahuku temen SMA yang punya cinta Abadi mereka berdua.
Di Sabtu sore 22 Agustus 2015 , agak kaget ketika BB bertubi-tubi berbunyi di invite temen-temen SMAHA dengan penggagas ALI ( kami sebut dia Bos, dulu kecil orangnya putih bahkan saking putihnya suka keliatan pucat ) yang aku ingat dimana ada BOS HAKIM di situ ada ALI yang cupu lucu suka kita buli ( saking santai dan tidak suka marah sih ). Akhirnya kami tersambung Absen Alumni SMAHA 24 tahun yang lalu....seru juga ya kalau pas 25 Tahun ada REUNI untuk Almamater " The POINT OF MEMORIES "
Ada Nama Karim ( orangnya paling kocak , ganteng juga sih waktu itu ), ada Hanum ( cewek yang satu ini menjadi temen yang paling paham tentang diriku, sekarang dia menjadi bisnis woman tertular pasangannya ) , Ato'illah ( di group BB panggilannya pipi, kalo tidak keliru dia itu omnya karim ), Ella ( rumahnya persis seberang sekolah kami, anaknya putih dan bertahi lalat itu ciri khasnya ), Jayanti mala ( orang lembut tapi sekali tertawa susah berhentinya ), Dzikriyah ( cewek centil yang paling cepet nikah diantara temen deketku ), ada herny ( Wanita salehah yang selalu menata setiap kata yang terucap ), Hakim ( keriting & gendut, infonya sekarang menjadi Imam di salah satu masjid di daerah DIY ), Zamroni alias Ony ( manis, baik hati dan care ), Cikwar ( bukan nama asli alias samaran, saudaraku juga, tinggi besar and bongsor pasti boros segalanya ), Miskiyah ( putih & paling seksi kalo pakai putih abu-abu ), Maman ( dulu keren sih, sekarang malah jadi besan kakakku dinikahi kakaknya ) Om Ikon ( alias Nasikon ) sedikit aku ingat cerita tentang Nasikon kebetulan rumahnya cukup jauh, suatu hari dia terlambat dan di tanya sama guru ( waktu itu guru apa ya aku lupa ) kenapa terlambat ? Om ikon menjawab bisnya lama dan pelan. Guru kami menjawab ya kalau mau cepat naik "......... " ( saya tidak berani menulis nama hewan yang satu ini ). di jawab lagi sama om ikon kalau hewan itu kan nggak bisa belok pak , bisanya lurus terus, masih di jawab oleh guru kami ya mundurlah...kami satu kelas tertawa lepas dan pelajaran pagi itu blenk .....om Ikon kalo nggak salah sekarang bekerja di DEPAG Pekalongan. Ada Isma ( cewek perfect dari BWR ), Faiqoh dan Dai'ir ( nama artis, aslinya Dzakirun ) mereka berdua adalah pasangan suami istri setahuku temen SMA yang punya cinta Abadi mereka berdua.
Di Sabtu sore 22 Agustus 2015 , agak kaget ketika BB bertubi-tubi berbunyi di invite temen-temen SMAHA dengan penggagas ALI ( kami sebut dia Bos, dulu kecil orangnya putih bahkan saking putihnya suka keliatan pucat ) yang aku ingat dimana ada BOS HAKIM di situ ada ALI yang cupu lucu suka kita buli ( saking santai dan tidak suka marah sih ). Akhirnya kami tersambung Absen Alumni SMAHA 24 tahun yang lalu....seru juga ya kalau pas 25 Tahun ada REUNI untuk Almamater " The POINT OF MEMORIES "
Langganan:
Postingan (Atom)