Tape singkong / peyem dibakar dg olesan mentega sampai harum bahunya, terus di tata di piring yang cantik ......kemudian di taburi dengan serutan keju dan messes.........hmmm nyami-nyami... eh kemarin ketika cuaca gerah, dirumah ada buah pisang, peer dan alpukat maka ku buatkan anak-anak es buah, sederhana saja : siapkan 2 mangkok untuk tempat, 1 buah peer di belah jadi 2 kemudian dipotong-potong berbentuk dadu, terus alpukat di kerok dan pisang di iris bulat tipis, kemudian siram buah-buah tersebut dengan sirup rasa sesuai selera dan di taburi susu coklat sama es batu...............rasanya segerrrrrrrrr..............
Kamis, 16 Februari 2012
Saya tidak pandai masak, tetapi suka memasak
Setiap hari salah satu kesibukan saya adalah menemukan menu baru untuk keluargaku, sebetulnya saya bukan Ibu yang pandai membuat cake atau memasak, tetapi saya punya hobi memasak. Nah ..... saban hari saya selalu menyiapkan menu sarapan, makan siang dan makan malam yang musti bervariasi, yang enggak terlalu mewah sih...karena kuncinya kalo pagi anak-anak bukan soal menunya tetapi disuapin.....nah kalo sore hari saya pasti membuatkan snack buat keluarga, salah satunya tape bakar bergoyang ( kami beri nama sesukanya karena lidah bergoyang ketika makan tape bakar dicuaca mendung, spre hari pas banget ditemani teh hangat ), resepnya :
Selasa, 07 Februari 2012
Toilet Sekolah anakku
ketika saya memutuskan untuk resign dari kantor, kini waktu saya banyak fokus ke anak-anak, dan bisa mengikuti setiap kisah anak-anakku termasuk kisah mereka tentang dan saat disekolah. Kami punya Ritual dalam keluarga sehabis sholat berjama'ah ada ruang untuk ngobrol dan sharing, waktu inilah biasanya anak-anak yang lebih dominan dari kami sebagai orang tuanya, kakak panggilan anak lelakiku bercerita tentang toilet sekolahnya yang nyaris tidak pernah dipakai karena kondisinya kurang layak, sering mereka menahan hajat buang air untuk nanti di bawa pulang, padahal ketika memang sangat kebelet mereka harus berkeringat dingin dan berdo'a dalam hati cepat-cepat rampung pelajaran terakhir & Pulang, komentarnya polos : bagaimana bisa melahirkan generasi muda yang bisa diharapkan sementara fasilitas WC di sekolah saja terabaikan........ sementara Toilet di gedung dewan yang mewah dan masih sangat layak sekali ........... No comment ah.... ( baru papanya menanggapi.....lalu kami hanyut dalam sebuah moment diskusi ..... )
Langganan:
Postingan (Atom)