Rabu, 30 September 2015

IBU ITU SEKOLAH PERTAMA BAGI BUAH HATI

AL- UMMU MADRASATUL 'ULA (Ibu adalah sekolah pertama) ... bahwa Madrasah utama, Guru Terbaik, Pendidik Pertama bagi seorang anak adalah seorang Ibu. Tugas seorang Ibu itu mulia. Suatu sore anak perempuan kami dik Nabila pulang sekolah langsung membrondong pertanyaan seputar PUBLIC SPEAKING, dan setiap di tanya besok besar mau jadi apa dik ? pengen seperti MAMA.selalu begitu jawabanya.
Dimulai dari sore itu sampai sekarang sangat antusias untuk belajar PUBLIC SPEAKING, dan akhirnya saya menulis beberapa tips tentang ketrampilan berkomunikasi berdasarkan experience diri saya selama berselancar di dunia komunikasi yang dimulai dari dunia broadcast atau keradioan. 
Berbicara sama halnya seperti kombinasi angka dalam sebuah kunci koper, tugas kita adalah menemukan kombinasi angka yang tepat , dalam tata letak dan waktu yang tepat sehingga kita dapat memperoleh apa yang kita inginkan. ( Qt. Charles Bonar Sirait )
Tips Komunikasi : 
  Kenali diri sendiri sebagai modal utama dalam berbicara  -   Kesuksesan bisa direncanakan , begitu juga dengan kesuksesan berbicara dan  banyak orang sukses karena memiliki ketrampilan berkomunikasi dengan baik 
  Evaluasi diri ( baik dari dirinya sendiri atau melalui orang lain ) mana yang  menjadi kelemahan dan kelebihan anda ketika berbicara ini hanya sebuah ketrampilan yang bisa dipelajari oleh setiap pribadi.
Sebuah penelitian menyatakan bahwa audience membentuk persepsinya terhadap seorang pembicara melalui tiga aspek : 
1. Verbal  :  kata-kata memiliki kekuatan 7  %  
2. Vokal    : Suara      memiliki kekuatan 38 %    
3. Visual  :  Body Language paling kuat  55%
Kenapa saya memasang volume prosentase dengan kekuatan karena komunikasi itu harus menggunakan POWER karena tujuna KOMUNIKASI adalah supaya orang lain mengetahui apa yang kita sampaikan, juga mempengaruhi orang untuk melaksanakan apa yang kita mau, dan mengikuti apa yang kita katakan.
Ok, sampai disini dulu ya materi komunikasi dari saya. 

RUMUS "URIP BEN URUP"

Ingat iklan sampoerna " Bikin hidup lebih Hidup " barangkali ini bisa menjadi satu rumus bagaimana kita pun bisa bikin urip iku urup dalam bahasa jawa yang maknanya kurang lebih sama " bikin hidup lebih hidup".

Dalam rutinitas sering saya terbentur hal yang unik dan menarik, buat saya itu sudah bukan hal yang membosankan karena dari sisi hari sudah beda, kesempatan lain, waktu tidak pernah sama. Tapi kadang masih ketemu dengan situasi yang stag betul-betul mandeg dan perasaan kecerdasan juga mentok. Inilah yang saya lakukan dengan menulis, membaca dan searching beberapa hal yang menarik pikiran liar saya, bisa soal tanaman, design rumah, interior rumah bahkan fashion, resep masakan, produk industri creative pokoknya sesuatu yang lepas dari urusan soal komunikasi. Jadi saya banyak diam dan berkhayal cukup 5 sampai 10 menit sudah ketemu lagi celah ventilasi bebas mentok. setelah di runut beberapa kali terjadi hal yang demikian ternyata refleksinya sangat sederhana ada satu tombol yang belum berfungsi maksimal yaitu tombol membiasakan untuk memasuki rest area pada kilometer berskala pendek, penting juga lho ternyata jangan menunggu kilometer panjang kita pun kadang musti rehat dalam kepadatan perjalanan rutinitas, mesin saja perlu di cek , sama juga tubuh kita ini untuk selalu di cek. Maka sekarang sudah mulai perlahan saya otomatiskan tombol tersebut.

So.....urip iku urup..... 

SPEED Leader BEDA dengan SPEED orang biasa

"Setiap kita adalah pemimpin" Jika ini menjadi kesadaran mendasar setiap pribadi, barang kali hotel prodeo tidak terlalu tinggi tingkat okupansinya, karena banyak orang yang lupa akan kodratnya sebagai Kholifah itu ya AMANAH. 

Nasehatku pada diriku sendiri adalah selalu belajar untuk terus melakukan pengendapan diri, sebab gejolak yang paling susah di bendung adalah gelombang stunami yang ada di dalam diri kita sendiri, dimana itu bisa menghanyutkan diri sendiri. Disinilah setiap kita di beri soal baik berupa jabatan, harta, keluarga, lingkungan tempat tinggal dan sosial.

sering sih pening pala berby ketika harus mengambil keputusan yang mendesak, karena keputusan cepat ada banyak resiko yang harus di tanggung, apalagi jika konsekuensinya adalah tidak hanya di tenaga, waktu, pikiran , nama bahkan materi sebagai garantynya. Pertama memang nekad hasilnya cepat saja tapi tidak tepat, resikonya jadi pribadi yang ditakuti. Di ranah inilah manusia bisa jauh dari rasa empaty bahkan banyak menyebutnya sebagai manusia tidak punya hati, bayangkan jika secuil bagian penting organ tubuh manusia itu yang berbentuk LOVE " NOTHING ", sama juga dengan mati kan ? bersyukurlah nyawa belum lepas dari Raga jadi akal sehatpun masih berfungsi sebagaimana mestinya. Membuat keputusan itu layaknya sebuah ketrampilan yang harus terus di praktekan agar "MAHIR" yang akhirnya memunculkan tombol reflek on off yang otomatis. 

Untuk mencapai hasil yang optimum dari hasil keputusan itu membutuhkan proses pesakitan yang harus di telan layaknya pil pahit untuk membayar nilai diri. Awalnya cepat saja, naik satu tangga cepat dan tepat dan akhirnya cepat, tepat dan akurat. Untuk jadi terbiasa memang harus di latih dan di asah dengan situasi dan kondisi bahkan juga dengan human sosial. Selamat belajar shanty begitu aku menasehati diriku.



Kamis, 27 Agustus 2015

ALUMNI SMAHA 91 Pekalongan

" tiada masa paling indah masa-masa di Sekolah, tiada kasih paling indah kisah kasih di sekolah, sungguh aneh tapi nyata tak kan terlupa...... " Begitulah kurang lebih cuplikan syair lagunya Alm. Chrisye yang mengamini kita bahwa proses perjalanan jenjang sekolah SMA itu adalah masa penemuan jati diri dan masa yang paling tajam menggores kisah. Entah dari mana aku harus membayangkan temen-temen SMA Hasyim Asy'ari yang dulu aku sering menyebut SMA 1 - 04 karena memang no.nya 104. Banyak kenangan yang tidak terlupakan masa-masa di SMA.

Ada Nama Karim ( orangnya paling kocak , ganteng juga sih waktu itu ), ada Hanum ( cewek yang satu ini menjadi temen yang paling paham tentang diriku, sekarang dia menjadi bisnis woman tertular pasangannya ) , Ato'illah ( di group BB panggilannya pipi, kalo tidak keliru dia itu omnya karim ), Ella ( rumahnya persis seberang sekolah kami, anaknya putih dan bertahi lalat itu ciri khasnya ), Jayanti mala ( orang lembut tapi sekali tertawa susah berhentinya ), Dzikriyah ( cewek centil yang paling cepet nikah diantara temen deketku ), ada herny ( Wanita salehah yang selalu menata setiap kata yang terucap ), Hakim ( keriting & gendut, infonya sekarang menjadi Imam di salah satu masjid di daerah DIY ), Zamroni alias Ony ( manis, baik hati dan care ), Cikwar ( bukan nama asli alias samaran, saudaraku juga, tinggi besar and bongsor pasti boros segalanya ), Miskiyah ( putih & paling seksi kalo pakai putih abu-abu ), Maman ( dulu keren sih, sekarang malah jadi besan kakakku dinikahi kakaknya ) Om Ikon ( alias Nasikon ) sedikit aku ingat cerita tentang Nasikon kebetulan rumahnya cukup jauh, suatu hari dia terlambat dan di tanya sama guru ( waktu itu guru apa ya aku lupa ) kenapa terlambat ? Om ikon menjawab bisnya lama dan pelan. Guru kami menjawab ya kalau mau cepat naik "......... "     ( saya tidak berani menulis nama hewan yang satu ini ). di jawab lagi sama om ikon kalau hewan itu kan nggak bisa belok pak , bisanya lurus terus, masih di jawab oleh guru kami ya mundurlah...kami satu kelas tertawa lepas dan pelajaran pagi itu blenk .....om Ikon kalo nggak salah sekarang bekerja di DEPAG Pekalongan. Ada Isma ( cewek perfect dari BWR ), Faiqoh dan Dai'ir ( nama artis, aslinya Dzakirun ) mereka berdua adalah pasangan suami istri setahuku temen SMA yang punya cinta Abadi mereka berdua. 


Di Sabtu sore 22 Agustus 2015 , agak kaget ketika BB bertubi-tubi berbunyi di invite temen-temen SMAHA dengan penggagas ALI ( kami sebut dia Bos, dulu kecil orangnya putih bahkan saking putihnya suka keliatan pucat ) yang aku ingat dimana ada BOS HAKIM di situ ada ALI yang cupu lucu suka kita buli ( saking santai dan tidak suka marah sih ). Akhirnya kami tersambung Absen Alumni SMAHA 24 tahun yang lalu....seru juga ya kalau pas 25 Tahun ada REUNI untuk Almamater " The POINT OF MEMORIES " 

Senin, 29 Juni 2015

TANGIS ANAKKU MENYAYAT PERIH

Tahun 2015 adalah tahun yang menjadi kami prihatin level total karena anak lelakiku selesai SMA dan masuk ke Perguruan tinggi, dan anak perempuanku lulus SMP masuk SMA. Tahapan Ujian dan tahapan masuk sekolah ke jenjang yang lebih tinggi mengelus dadaku, mereka berdua jauh dari keluarga besar, sementara kesibukanku dan suamiku kadang memaksa mereka untuk melakukan semuanya sendiri alias mandiri.

Pada tahapan yang sulit ketika harus bersaing masuk, kami hanya mampu memotivasi dan berdo'a saja. kami paham betul bagaimana ketika kakak berusaha masuk seleksi di AKPOL tahapan satu LOLOS tahapan kedua LOLOS Alhamdulillah begitu Tahapan ke Tiga tersandung tidak lolos padahal kakak berangkat abis sholat subuh, begitu pulang dari Masjid langsung siap-siap dan membawa bekal, karena akan sampai jam sebelas lebih malam hari. saat itu, ku buka pintu dan wajah sendu anakku dengan langkah gontai, kakak bilang aku capek ma.....jawabku bersih-bersih bentar nak langsung istirahat "boboklah". mereka sudah kami bekali dengan mental "SIAP" ada 3 SIAP yang harus di pahami : SIAP bersaing harus sportif, SIAP di terima tetap rendah hati jangan sombong dan SIAP tidak diterima berarti harus LEGOWO dan ada pilihan yang lain.

Keesokan harinya ketika kami selesai sarapan , saya tanyakan gimana hasilnya kak ( biasanya kalau anak lelakiku tidak laporan , berarti ada yang berat untuk di omongkan ) aku bertanya lolos kak ? dengan nada yang meyakinkan, kakak hanya menggeleng dan berucap lirih "gagal". dan kakak menghela nafas, ma gagal itu kan biasa kalau tidak menemukan kata sukses. bersyukurnya aku , kakak sudah cepat mengubah tombol kecewa dengan rasa optimis masih ada pilihan lain, walaupun sesungguhnya saya menangis melihat saat malam itu kakak datang.

Kini saat PPD SMA , hatikupun perih ketika anak perempuanku gagal masuk di SMA yang dia harapkan, apalagi hanya selisih angka koma di belakangnya. anakku menangis dan sedih banget.
smoga yang terbaik untuk mereka berdua di siapkan oleh ALLAH, dan menjadikan kedua nya anak-anak yang soleh solekhah dan hebat dunia akhirat...AMIIN.....

Minggu, 28 Juni 2015

MENULIS ITU SO SWEET

Hai.... selamat siang sedhulur, kalau di runut ternyata saya punya banyak hobi dari semua indra yang di anugrahkan ALLAH kepada saya. Saya hobi membaca karena tuntutan rasa ingin tahu, saya suka mendengar karena itu akan menambah wawasan, saya seneng banget ketemu orang karena dalam setiap pertemuan itu ada sesuatu yang baru dan beda karena mahluk Tuhan yang namanya manusia itu uniq, dan satu lagi indra perasaan yang selalu menyulut untuk di tuangkan dalam tulisan membuat saya nyaman.

Apapun yang dirasakan bisa di tuangkan dalam sebuah tulisan dengan bahasa yang lebih elok dan santun. Salah satu yantra atau alat yang efektive ketika kecewa dan marah cukup ditulis saja jadi bisa terlampiaskan dengan sweet. Sebelum di publikasikan di baca kembali untuk kita edit beberapa kata atau kalimatnya agar tetap terjaga etikanya. Nah bisa juga lho dengan hobi menulis menjadi salah satu sarana pengendapan diri agar emosi bisa lebih termanag dengan apik.

Hanya butuh komitmen agar istiqomah untuk terus menulis agar apa yang menjadi goal agar dalam memanag emosi bisa tercapai. 

Sabtu, 24 Januari 2015

RESEP LELUHUR KWALITAS UNGGUL

Ibuku selalu membuat resep masakan yang unik. Dua masakan yang kusuka dari ibu adalah sayur daripada di sepak " belo " ( anak kuda ) dan Pelas Tahu udang kelapa muda. Kedua masakan itu dibuat dengan resep cinta Ibu yang memasak karena keterbatasan bahan-bahan masakan yang ada di dapur, kebetulan tangan ibu itu sedep banget kalau memasak apapun, Nah suatu hari di dapur ada sayur kobis sedikit, mentimun satu buah, wortel hanya sebiji, kacang panjang 4 helai, tomat, lombok, kemudian dari bahan sayur-sayuran tersebut ibu membuat sayur untuk makan siar kami dengan bumbu : ketumbar, bawang merah dan bawang putih, garam dan tomat semuanya di tumbuk, dan sayur mayur di potong-potong sesuai dengan kebutuhan, kemudian semua bahan tersebut di masukkan panci dan air secukupnya di tambah dengan kecap sedikit dan gula merah serta daun salam, entah ada tambahan bumbu apalagi yang pasti sayur daripada di sepak " BELO " tersaji dengan lezat. Dan satu lagi masakan pelas tahu udang kelapa muda, kebetulan juga di mbok belanjan langganannya ibu hanya sisa udang 1 ons, tahu putih 4 biji, kelapa muda seperempat, akhirnya jadi masakan yang paripurna nikmatnya di tangan ibu, semua bahan tadi di campur, kelapa di parut di campurkan juga di tambahi dengan tumbukan bumbu : ketumbar, kemiri, bawang merah , bawang putih, gula merah sedikit dan garam, kemudian bahan adonan yang sudah bercampur bumbu tadi dibungkus pakai daun pisang ( metik di pohon belakang rumah ) dan dalamnya di kasih lombok rawit satu kemudian di bakar di atas tungku dengan Api sedang. hhhhmmmmmmm  nyami...nyami...lezato luar biasoooo...... jadi pelajarannya adalah bagaimanapun kondisi bahan baku semua tergantung kokinya , jika masakan itu di buat dengan hati, maka semua orang bisa menikmati..... I love U Mbah Ibu ..... ( Panggilan sayang anak-anakku untuk Ibuku tercinta ) .