Sabtu, 20 Desember 2014

Merakit URAT JAWARA

Suatu hari saya dikontak teman untuk sharing tentang " Media " , dan teman saya memberi label kepada saya adalah " Tukang bengkel Broadcast ". teman saya ternyata mencatat perjalanan saya dan itu membuat saya cukup ber"kerut" oh.....memberi label diri itu tidak penting untuk mempublish diri tapi apa yang kita lakukan, konsisten di jalur yang kita banget dan hasil yang bisa dinilai publik, itu bisa membuat kita mendapatkan "STEMPLE DIRI". Inilah yang membuat saya untuk terus belajar menjangkarkan diri mendalami bidang yang menjadi anugrah ILLAHI. Agar bertambah indep kuncinya adalah berbagi.....dan materi diskusi saya dengan timnya temen-temen saya adalah bagaimana segala hal itu perlu proses, kerja keras, konsisten dan lakukan terus lakukan sesuatu karena dalam pergerakan itu ada kehidupan. Mulai lakukan berpikir sederhana dalam bertindak, namun menghasilkan pekerjaan yang optimal. Jadilah diri sendiri , Berhentilah berusaha  menjadi seseorang yang di inginkan oleh semua orang, jadilah seseorang yang dibutuhkan oleh semua orang . Fighting Spirit, Hidup harus diperjuangan, Klise….. Tapi ungkapan ini mampu mewakili semangat hidup manusia. Jika kita renungi kata-kata ini maka kita akan menemukan suatu arti yang sangat mendalam, menggugah nurani dan membakar semangat.
Sharing saja pengalaman paling berhargamu maka itulah nilai dirimu....begitu kataku pada diriku.


Jumat, 19 Desember 2014

MANAGEMENT KALBU

Sukses hidup seseorang itu kuncinya ada di managerial. Manager bukan istilah yang hanya di dunia kerja saja melainkan sebuah laku yang sadar akan keteraturan bagi setiap individu untuk menjadikan hidupnya lebih baik dan baik lagi. Sudahkah kita menjadi manager yang baik untuk diri kita sendiri ? 

Seringkali banyak rencana dan agenda yang kita susun, banyak literatur yang kita ambil untuk menjadi bahan acuan, tapi untuk melakukannya nol besar, serasa merasa kurang bekal yang akhirnya membuat jalan itu ngalir saja tanpa tertata walaupun keliatan teratur. Rutinitas yang membelenggu rasa seakan habis waktu tiada bersisa.....ujung-ujungnya tidak akan istiqomah apa yang kita kerjakan, dimana hasilnya jelas tidak maksimal karena tidak di manage dengan kesungguhan, bisa dibilang sia-sia banyak waktu yang tidak berfungsi dengan baik " Inefisiensi ".

Bagaimana menata diri itu dimulai sebetulnya dari akar diri kita yaitu QALBU dimana kesadaran hati, pikiran dan laku di harmonisasikan menjadi sebuah symphoni yang indah, sesuai dengan ketukan dan iramanya jadi selaras, maka Result akan luar biasa.

Nasehatku pada diriku sendiri.....Ayo berbuatlah seperti apa yang kamu pikirkan dan ikuti kata hatimu.....