Hai sedulur semua Ingatkah engkau tembang kenangan yang cukup nge-hits di tahun 70-an ? " Memang lidah tak bertulang, lain di bibir lain di hati......" kira- kira begitulah sepenggal syair lagunya. Nah inilah yang sedang menjadi highlight di beberapa Media karena Candaan seorang Hakim yang tengah melaksanakan fit and properties menjadi kandidat calon Hakim Agung. Sebetulnya penting nggak penting untuk didebatkan secara berkepanjangan justru akan mengurangi konsentrasi lainnya yang lebih penting , namun Yang bisa kita refleksikan adalah ternyata etika menjadi hal yang sangat fundamental, jadi kita paham makna " Empan Papan " yang artinya tahu tempat ( baik konten dan konteknya musti tepat ), Jadi tidak membuat kita kepleset dalam arti luas.
Pepatah bilang Mulutmu adalah harimaumu, barangkali kisah ini menjadi segelintir bagaimana kita musti self-talk dulu sebelum talk to a lot of people....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar