Senin, 18 Juni 2012

Jadi penyiar itu asyik....... ( PART II )


Hai...... ketemu lagi dengan saya shanty rosalia....... ( satu kalimat pertama yang muncul ketika saya membuka program acara saat siaran dulu...... ) , nah sebelum saya lanjutkan sharing tentang asyiknya jadi seorang penyiar ....mari kita belajar sejenak , ku buka kamus Bahasa.......Dalam bahasa Inggris, penyiar disebut announcer (arti harfiyahnya : orang yang mengumumkan). Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).... tau nggak ini salah satu jurus penyiar  ( kudu juga tuch pegang literatur biar keliatan pinter ...he.. he...keliatan doang ), penyiar adalah orang yang menyiarkan atau penyeru pada Radio. Menurut M. Habib Bari dalam bukunya Teknik dan Komunikasi Penyiar Televisi-Radio-MC, penyiar adalah seorang yang bertugas menyebarkan (syiar dalam bahasa Arab) suatu atau lebih informasi yang terjamin akurasinya dengan menggunakan radio dengan tujuan untuk diketahui oleh pendengarnya, dilaksanakan, dituruti, dan dipahami. Pada umumnya penyiar adalah juru bicara station radio siaran. Bahkan, penyiar adalah “ujung tombak” stasiun radio. Sukses tidaknya sebuah acara ditentukan oleh penyiarnya. Penyiar adalah seorang penampil yang melakukan pekerjaan penyiaran, menyajikan produk komersial, menyiarkan berita/informasi, akting sebagai pembawa acara atau pelawak, menghandel olah raga, pewawancara, diskusi, quiz dan narasi....pokoknya komplit...plit, Penyiar adalah seorang profesional dalam arti memiliki keahlian atau ketrampilan khusus, yakni keterampilan komunikasi massa dalam hal ini komunikasi melalui radio. karena hanya di balik kabin siar maka penyiar memiliki keahlian khusus yang disebut dengan " theatre of mind ", apakah maksudnya ? jangan kemana-mana saya akan kembali...
I'll be back   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar