Hai...... kembali saya shanty rosalia ....... bersama anda @ sharing on the air.....sorry sempet lama nggak nongol ...... ngomong-ngomong soal penyiar itu asyik di entri lalu..... terakhir ada istilah
" Theatre of mind " disitulah kekuatan para penyiar untuk memainkan pikiran orang dan untuk memiliki keahlian khusus tersebut, seorang penyiar harus memenuhi persyaratan sebagai berikut :
" Theatre of mind " disitulah kekuatan para penyiar untuk memainkan pikiran orang dan untuk memiliki keahlian khusus tersebut, seorang penyiar harus memenuhi persyaratan sebagai berikut :
1. Memiliki suara standar
2. Suka Ngomong
3. Memiliki Sense of Music, suka musik/lagu.
4. Berwawasan Luas, suka membaca, haus informas dan ilmu.
5. Humoris, Memilik Sense of Humor
6. Suka bergaul, luwes, fleksibel, sociable
7. Ramah, friendly
8. Menguasai alat siaran (Radio Tools)
9. Mengenali Visi-Misi, Format, Segmen, dan Program Radio
10. Berjiwa entertainer, selalu berupaya menyengkan pendengar. harus mampu
8. Menguasai alat siaran (Radio Tools)
9. Mengenali Visi-Misi, Format, Segmen, dan Program Radio
10. Berjiwa entertainer, selalu berupaya menyengkan pendengar. harus mampu
berekspresi secara fleksibel terdepan
mengikuti segala trend lifestyle &
information
11. Siap bekerja sama dengan tim
karena penyiar tidak bekerja sendiri, tapi ditopang
“tim kerja” seperti programmer, produser,
penulis naskah, dll.
Barangkali
ada juga berdasarkan pengalaman mungkin syarat ini tidak hanya sebelas, masih
berkembang banyak lagi karena 11 syarat ini masih dibagian kulit arinya saja, sebab banyak hal lagi ihwal untuk menjadi
penyiar yang hebat, biasanya ini berjalan seiring dengan jam terbang. Karena bagian dari ketrampilan maka semua bisa terbangun dari pembiasaan untuk
menjadi pribadi yang multi tallent , kadang kita buru-buru menilai diri " under estimed " dengan potensi
kita , jadi banyak mindernya daripada yakinnya. memiliki SUARA EMAS (Golden
Voice) bukan syarat mutlak menjadi penyiar karena suara bagus saja
tidak cukup untuk menjadi penyiar profesional. Suara bagus akan menjadi tidak
bagus, gak enak didengar, jika sang pemilik suara tidak mengeksplor powernya
dan latah dan penting memiliki wawasan luas ! Kelancaran bicara
bergantung pada wawasan penyiar, Penyiar yang tidak punya wawasan atau
pengetahuan yang banyak, siarannya akan ”kering”, cuma ”say hello”, sering
mengulang kata yang sama seperti kata “OK” dan kirim-kirim salam doang, trus
puter lagu. Ah, jadi enggak asyik !!!!!! Nah...... makin pengen tahukan gimana sich asyiknya jadi penyiar ???.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar