Luka
fisiknya tidak sebanding dengan perih hatinya.... karena di depan mata, ketiga buah hatinya di ambil dengan paksa oleh mantan suami dan istri
barunya yang usianya jauh lebih tua dari mantan suaminya, bahkan
anak-anaknya di ancam untuk tidak menemui ibunya..........
Prahara hidupnya menganga sejak saat itu. Dengan usia kandungan yang semakin bertumbuh..... perang batinpun terjadi karena pihak keluarganya memberi solusi yang berat untuk dijalankan. " Gugurkan kandunganmu " : perintah kakak perempuan yang selama ini merawat dan membesarkannya. Disisi lain suaminya sudah betul-betul lepas tangan. Untuk meneruskan hidupnya dengan terpaksa perempuan paruh baya itu bekerja di sebuah bar ( membuat billing dan mengantarkan minuman ). Cerita singkat bayi laki-laki yang tampan di adopsi oleh bos bar tempatnya bekerja. Sambil menyapu air mata yang menetes satu demi satu akhirnya tak terbendung deraian lembut air mata ibu membasahi sapu tangannya.
Anak itu sekarang sebesar kakak ( anakku yang pertama ). Dengan Lirih perempuan hebat itu bilang sekarang hanya rasa syukur yang selalu ia panjatkan, karena anak-anaknya selalu berada di dekatnya walaupun tak selalu bersama, bahkan si anak terakhirnya pun sering mengunjunginya.
IBU ...... kasihmu sepanjang Masa......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar